Logo ABK Belajar

ATP Program Khusus — Tunarungu

ATP PKPBI — Kelas 7 (Fase D) ā–¼

Komponen (4.1 — 4.5)
NoElemen CPATP
14.1 Persepsi Bunyi
  • Mengenali bunyi latar (suara pintu, bel, binatang).
  • Membedakan sifat bunyi sederhana (keras–lembut, panjang–pendek).
  • Mengidentifikasi suara manusia secara langsung (nama panggilan, kata sederhana).
24.2 Persepsi Irama
  • Mendeteksi ketukan irama dasar 2/4 dan 3/4.
  • Membeda-bedakan irama sederhana (cepat–lambat).
  • Menggunakan irama untuk mengucapkan kalimat tanya dan perintah sederhana.
34.3 Latihan Prawicara
  • Melatih kontak mata dan kontak wajah saat berbicara.
  • Melakukan latihan meniup benda kecil untuk melatih pernapasan.
  • Mengucapkan vokal dasar (/a/, /i/, /u/, /e/, /o/).
44.4 Latihan Pembentukan Fonem
  • Melatih pengucapan konsonan dasar (/p/, /b/, /m/, /t/, /d/, /k/, /g/).
  • Mengucapkan kata sederhana dengan vokal dan konsonan dasar.
  • Mempraktikkan pengucapan kata di awal atau akhir kata.
54.5 Pengembangan Komunikasi
  • Mengucapkan kalimat sederhana dengan pola SP (Subjek–Predikat).
  • Berlatih mengucapkan kalimat perintah sederhana (Duduk!, Makan!).
  • Menggunakan komunikasi total (isyarat, tulisan, suara) untuk menyampaikan kebutuhan.

ATP PKPBI — Kelas 8 (Fase D) ā–¼

NoElemen CPATP
14.1 Persepsi Bunyi
  • Mengidentifikasi lebih banyak bunyi lingkungan (alat transportasi, alat rumah tangga).
  • Membedakan bunyi bahasa dengan kontras sederhana (suara–tak bersuara, misalnya /p/ vs /b/).
  • Mengidentifikasi jumlah suku kata dalam kata sederhana.
24.2 Persepsi Irama
  • Mendeteksi ketukan irama 4/4 dan 6/8.
  • Membeda-bedakan irama bahasa dalam kalimat berita, tanya, dan larangan.
  • Mempraktikkan irama sederhana dalam kalimat SPO.
34.3 Latihan Prawicara
  • Melakukan pelemasan organ wicara (bibir, lidah, rahang) secara rutin.
  • Latihan pembentukan suara dengan merasakan getaran suara.
  • Melafalkan suku kata sederhana dengan vokal dan konsonan berulang.
44.4 Latihan Pembentukan Fonem
  • Mengucapkan fonem dengan konsonan lebih kompleks (/l/, /r/, /s/, /z/, /f/, /h/).
  • Menirukan kata yang mengandung gabungan konsonan (misalnya: bola, sapi, nasi).
  • Mempraktikkan pengucapan kata di posisi tengah kata.
54.5 Pengembangan Komunikasi
  • Mengucapkan kalimat berita sederhana dengan pola SPO.
  • Melatih kalimat tanya dengan intonasi naik (Apa ini?, Siapa dia?).
  • Menyampaikan pengalaman singkat menggunakan isyarat dan ucapan.

ATP PKPBI — Kelas 9 (Fase D) ā–¼

NoElemen CPATP
14.1 Persepsi Bunyi
  • Mengidentifikasi berbagai macam bunyi (alam, transportasi, manusia, alat musik).
  • Membedakan kata dengan bunyi kontras (misalnya: tas–gas, sapi–sami).
  • Memanfaatkan bunyi bahasa untuk komunikasi sederhana (mengulang kalimat guru/teman).
24.2 Persepsi Irama
  • Mendeteksi dan membedakan berbagai pola irama dasar (2/4, 3/4, 4/4, 6/8).
  • Menggunakan irama bahasa untuk kalimat berita, tanya, perintah, dan larangan.
  • Menerapkan irama bahasa dalam percakapan sederhana.
34.3 Latihan Prawicara
  • Mengontrol pernapasan untuk berbicara kalimat lebih panjang.
  • Melatih pembentukan suara vokal dan konsonan dengan jelas.
  • Melafalkan kata dan kalimat pendek menggunakan cermin atau media rekaman.
44.4 Latihan Pembentukan Fonem
  • Mengucapkan semua fonem vokal dan konsonan lengkap (/a/, /i/, /u/, /e/, /o/, /ny/, /ng/, dll.).
  • Menggunakan fonem dalam kata kompleks (misalnya: berjalan, menyapu, mengajar).
  • Mengucapkan kata di posisi awal, tengah, dan akhir secara konsisten.
54.5 Pengembangan Komunikasi
  • Mengucapkan kalimat dengan pola SPOK (Subjek–Predikat–Objek–Keterangan).
  • Membuat kalimat berita, tanya, dan perintah sesuai konteks (misalnya kesiapsiagaan bencana).
  • Mempresentasikan informasi sederhana secara lisan dengan dukungan isyarat/visual.

ATP BKPBI — Kelas VIII Semester 1 ā–¼

NoElemen CPATP
14.1 Persepsi Bunyi
  • Mengenali bunyi lingkungan (alat transportasi, rumah tangga, suara binatang).
  • Membedakan bunyi bahasa sederhana (kontras bersuara–tak bersuara, misalnya /p/–/b/).
  • Mengidentifikasi jumlah suku kata dalam kata sederhana.
24.2 Persepsi Irama
  • Mendeteksi ketukan irama 2/4 dan 3/4.
  • Membedakan irama bahasa pada kalimat tanya dan kalimat perintah.
  • Mempraktikkan intonasi sederhana dalam kalimat SPO.
34.3 Latihan Prawicara
  • Melatih pelemasan organ wicara (bibir, lidah, rahang).
  • Melakukan latihan pernapasan dengan meniup benda kecil.
  • Melafalkan vokal dan konsonan dasar dalam kata sederhana.
44.4 Latihan Pembentukan Fonem
  • Mengucapkan fonem /p/, /b/, /m/, /t/, /d/, /k/, /g/ dalam kata sederhana.
  • Menirukan kata dengan suku kata terbuka (pa, ba, ta).
  • Mempraktikkan pengucapan kata di awal dan akhir kata.
54.5 Pengembangan Komunikasi
  • Mengucapkan kalimat berita sederhana dengan pola SP (Subjek–Predikat).
  • Menyampaikan perintah singkat (Duduk!, Buka buku!).
  • Menggunakan komunikasi total (isyarat + suara) untuk menyampaikan kebutuhan sehari-hari.

ATP BKPBI — Kelas VIII Semester 2 ā–¼

NoElemen CPATP
14.1 Persepsi Bunyi
  • Mengidentifikasi bunyi lebih kompleks (alat musik, bel, suara manusia).
  • Membedakan kata dengan kontras bunyi (tas–gas, sapi–sami).
  • Menggunakan bunyi bahasa untuk mengulang kata/kalimat sederhana.
24.2 Persepsi Irama
  • Mendeteksi ketukan irama 4/4 dan 6/8.
  • Membedakan irama bahasa dalam kalimat berita, tanya, dan larangan.
  • Mempraktikkan irama bahasa dalam percakapan sederhana.
34.3 Latihan Prawicara
  • Mengontrol pernapasan untuk kalimat lebih panjang.
  • Melatih pembentukan suara dengan getaran (humming).
  • Melafalkan kalimat pendek dengan bantuan cermin/media rekaman.
44.4 Latihan Pembentukan Fonem
  • Mengucapkan fonem yang lebih kompleks (/l/, /r/, /s/, /z/, /f/, /h/).
  • Menirukan kata dengan konsonan gabungan (bola, sapi, nasi).
  • Mengucapkan kata di posisi tengah kata.
54.5 Pengembangan Komunikasi
  • Mengucapkan kalimat dengan pola SPO (Subjek–Predikat–Objek).
  • Membuat kalimat tanya sederhana (Apa ini?, Siapa dia?).
  • Menceritakan pengalaman singkat dengan kombinasi suara dan isyarat.