I. Informasi Umum
| Nama Penyusun | Ika Noor Hidayati, S.Pd. Gr. |
| Satuan Pendidikan | SDLB Negeri |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
| Fase / Kelas / Semester | Fase C / VI (Enam) / I (Ganjil) |
| Kekhususan Peserta Didik | Tunarungu (Hambatan Pendengaran) |
| Alokasi Waktu | 4 JP (2 Pertemuan x 2 JP @ 30 Menit) |
| Judul Modul / Topik | Modul 1: Aku dan Pancasila (Makna & Contoh Perilaku) |
A. Profil Pelajar Pancasila
- Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia: Membiasakan siswa berdoa secara visual/isyarat sebelum kegiatan belajar.
- Gotong Royong: Bekerja sama dalam kelompok kecil saat mencocokkan kartu perilaku secara visual.
- Mandiri: Mampu menentukan dan menempelkan pilihan kartu situasi secara mandiri.
B. Sarana dan Prasarana (Komunikasi & Media Visual)
- Poster Burung Garuda Pancasila ukuran besar dengan garis tegas.
- Kartu Gambar Lambang Sila (Bintang, Rantai, Pohon Beringin, Kepala Banteng, Padi & Kapas).
- Video pendek animasi perilaku sehari-hari (wajib dilengkapi subtitle/teks bahasa Indonesia dan peragaan bahasa isyarat).
- Kartu Situasi (Gambar contoh perilaku benar dan salah di lingkungan sekolah/rumah).
II. Komponen Inti
A. Capaian Pembelajaran & Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Capaian Elemen Pancasila: Peserta didik mampu memahami makna sila-sila Pancasila dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
- Tujuan Pembelajaran Modul 1:
- Siswa mampu menjelaskan makna sila-sila Pancasila melalui pengamatan simbol visual dengan benar.
- Siswa mampu memberi contoh perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari melalui kartu situasi dengan tepat.
B. Pemahaman Bermakna
Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan bunyinya, melainkan lambang-lambangnya memiliki arti baik yang harus dipraktikkan langsung dalam perilaku sehari-hari bersama keluarga di rumah maupun bersama teman di sekolah.
C. Pertanyaan Pemantik (Berbasis Isyarat dan Visual)
- (Guru menunjukkan gambar anak menolong teman yang terjatuh dari sepeda) → "Lihat gambar ini. Ini perilaku baik atau buruk?"
- "Siapa yang tahu gambar bintang kuning di dada Burung Garuda artinya apa?"
III. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1: Makna Sila Pancasila (2 JP)
- Kegiatan Awal (10 Menit):
- Guru menyapa siswa menggunakan bahasa isyarat/isyarat total secara ramah dan memeriksa kehadiran.
- Guru mengondisikan kontak mata siswa terpusat ke depan kelas lalu mengajak siswa mengamati Poster Burung Garuda.
- Kegiatan Inti (40 Menit):
- Mengamati: Siswa mencocokkan kartu simbol kecil yang mereka pegang dengan simbol besar yang tertera pada dada Burung Garuda di depan kelas.
- Menalar: Guru menjelaskan makna tiap sila menggunakan isyarat konsep yang jelas didukung demonstrasi visual (Misal: Lambang Bintang → Berdoa kepada Tuhan; Lambang Rantai → Saling menyayangi sesama manusia).
- Mencoba: Siswa secara bergantian menempelkan kartu teks makna pendek di bawah gambar simbol yang sesuai pada papan planel/papan tulis.
- Kegiatan Penutup (10 Menit):
- Guru memberikan apresiasi visual (isyarat jempol atau tepuk tangan khas tunarungu) atas hasil kerja siswa.
- Refleksi akhir pertemuan memanfaatkan kartu ekspresi wajah (kartu tersenyum/senang atau bingung).
Pertemuan 2: Contoh Perilaku Sehari-hari (2 JP)
- Kegiatan Awal (10 Menit):
- Guru mengulas kembali 5 simbol Pancasila melalui permainan tebak isyarat lambang secara cepat.
- Kegiatan Inti (40 Menit):
- Eksplorasi: Guru membagikan "Kartu Perilaku" berwarna-warni kepada setiap siswa (Berisi ilustrasi anak beribadah, berbagi makanan, merapikan mainan, dan membersihkan ruang kelas).
- Diskusi Visual: Menggunakan isyarat, siswa menganalisis bersama kelompok kecil: "Gambar perilaku ini masuk ke Sila ke berapa?".
- Presentasi Konkret: Siswa maju secara tertib ke depan kelas dan menempelkan kartu gambar perilaku tersebut ke dalam kolom tabel Sila Pancasila yang tepat.
- Kegiatan Penutup (10 Menit):
- Guru menyimpulkan pembelajaran dengan menegaskan bahwa seluruh perilaku baik yang mereka lakukan adalah wujud pengamalan Pancasila.
- Berdoa bersama sebelum pulang dipimpin oleh salah satu siswa menggunakan isyarat.
IV. Lampiran & Asesmen
A. Media Lembar Kerja Visual Siswa (Format Tabel)
| Simbol Sila | Nama Sila | Makna Singkat (Visual) | Contoh Perilaku Konkret |
|---|---|---|---|
| Bintang | Sila ke-1 Ketuhanan Yang Maha Esa |
Hubungan makhluk dengan Tuhan Yang Maha Esa. | Rajin berdoa sebelum makan, sebelum tidur, dan saat akan belajar. |
| Rantai | Sila ke-2 Kemanusiaan yang Adil dan Beradab |
Kasih sayang dan kepedulian antar sesama manusia. | Menolong teman yang sedang kesulitan, menjenguk teman yang sakit. |
| Pohon Beringin | Sila ke-3 Persatuan Indonesia |
Menjaga kebersamaan, persatuan, dan cinta tanah air. | Bermain bersama di lingkungan sekolah tanpa membeda-bedakan teman. |
| Kepala Banteng | Sila ke-4 Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan... |
Berkumpul secara damai dan bermusyawarah/berdiskusi. | Menghargai hasil keputusan kelompok atau aturan bersama di kelas. |
| Padi & Kapas | Sila ke-5 Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia |
Bersikap adil kepada siapa saja dan suka berbagi. | Membagi makanan secara adil dan merata kepada teman yang tidak bawa bekal. |
B. Rubrik Penilaian Performa & Sikap (Modifikasi Tunarungu)
| Aspek Penilaian | Skor 3 (Sangat Baik) | Skor 2 (Cukup) | Skor 1 (Perlu Bimbingan) |
|---|---|---|---|
| Pemahaman Simbol & Makna | Mampu menjodohkan 4-5 simbol beserta maknanya dengan tepat secara mandiri. | Mampu menjodohkan 2-3 simbol dengan bantuan isyarat petunjuk dari guru. | Hanya mampu menjodohkan 1 simbol atau belum tepat sama sekali. |
| Identifikasi Perilaku | Tepat menempelkan gambar perilaku ke kolom sila yang sesuai tanpa keraguan. | Mampu menempelkan gambar perilaku namun membutuhkan sedikit koreksi visual guru. | Masih sering tertukar dan bingung membedakan jenis perilaku antar sila. |
| Keaktifan & Respon Komunikasi | Sangat aktif merespons instruksi visual (isyarat/gerak bibir) dengan penuh antusias. | Cukup aktif mengikuti proses, namun sesekali fokus perhatiannya teralihkan. | Pasif dan memerlukan dorongan fisik serta perhatian ekstra berkali-kali dari guru. |