1. Membaca Label Harga Barang
Saat membeli barang di toko atau minimarket, kita perlu membaca Label Harga terlebih dahulu[cite: 6].
Format penulisan harga rupiah diawali dengan huruf Rp lalu diikuti nominal angkanya[cite: 6].
CONTOH PENULISAN LABEL HARGA:
Rp 2.000 (Dua Ribu Rupiah) | Rp 5.000 (Lima Ribu Rupiah)[cite: 6]Pensil
Buku Tulis
Susu Kotak
2. Membandingkan Harga Barang
Membandingkan harga berguna untuk memilih barang yang paling hemat[cite: 6]. Kita menggunakan kata kunci[cite: 6]:
- Lebih Murah: Barang dengan nilai nominal angka harga lebih kecil[cite: 6].
- Lebih Mahal: Barang dengan nilai nominal angka harga lebih besar[cite: 6].
Contoh Perbandingan Harga 1:
Pensil A harganya Rp 2.000 dan Pensil B harganya Rp 5.000[cite: 6].
- Karena 2.000 kurang dari 5.000, maka:
- Pensil A (Rp 2.000) LEBIH MURAH daripada Pensil B (Rp 5.000)[cite: 6].
- Pensil B (Rp 5.000) LEBIH MAHAL daripada Pensil A (Rp 2.000)[cite: 6].
Contoh Perbandingan Harga 2:
Susu A harganya Rp 10.000 dan Susu B harganya Rp 7.000[cite: 6].
- Susu A (Rp 10.000) LEBIH MAHAL daripada Susu B (Rp 7.000)[cite: 6].
3. Mengurutkan Harga Barang dari Murah ke Mahal
Untuk mengurutkan beberapa barang, kita bandingkan angka nominal harganya dari yang nilainya terkecil hingga terbesar[cite: 6].
URUTAN NOMINAL ANGKAHARGA (DARI TERKECIL):
Rp 1.000 → Rp 3.000 → Rp 5.000 → Rp 10.000[cite: 6]Contoh Mengurutkan 4 Barang:
Ada 4 barang dengan label harga berikut[cite: 6]:
- Penggaris: Rp 3.000
- Penghapus: Rp 1.000
- Buku Mewarnai: Rp 8.000
- Buku Tulis: Rp 5.000
Urutan barang dari yang TERMURAH ke TERMAHAL:[cite: 6]
1. Penghapus (Rp 1.000) → 2. Penggaris (Rp 3.000) → 3. Buku Tulis (Rp 5.000) → 4. Buku Mewarnai (Rp 8.000)
4. Latihan Soal Mandiri
Pilihlah jawaban yang paling tepat!
Buku Tulis (Rp 4.000) dan Pensil (Rp 2.000). Manakah barang yang harganya LEBIH MURAH?[cite: 6]
Siti membeli Susu A (Rp 10.000) dan Susu B (Rp 7.000). Pernyataan yang BENAR adalah ...[cite: 6]
Urutan nominal harga dari yang TERMURAH ke TERMAHAL adalah ...[cite: 6]