1. Mengenal Anggaran Belanja
Anggaran Belanja adalah batas maksimal uang yang kita miliki untuk membeli barang.
Saat berbelanja, total harga barang yang kita pilih TIDAK BOLEH LEBIH BESAR dari jumlah uang yang dibawa.
ATURAN UTAMA BELANJA:
Total Harga Belanja ≤ Uang yang Dimiliki (Anggaran)Uang Cukup
Total Harga ≤ Uang Anggaran
BISA BELIUang Kurang
Total Harga > Uang Anggaran
TIDAK BISA BELIUang Kembalian
Uang Bayar - Total Belanja
SISA UANG2. Mengambil Keputusan Belanja Sederhana
Sebelum membawa barang ke kasir, kita harus menjumlahkan harganya terlebih dahulu untuk mengecek apakah uang kita cukup.
Contoh Keputusan Belanja 1 (Uang Cukup):
Ahmad memiliki uang Rp 10.000. Ia ingin membeli Roti (Rp 5.000) dan Susu (Rp 4.000).
Pembahasan:
- Total Belanja = Rp 5.000 + Rp 4.000 = Rp 9.000
- Uang Ahmad = Rp 10.000
- Karena Rp 9.000 ≤ Rp 10.000, maka uang Ahmad CUKUP (BISA BELI).
- Uang Kembalian = Rp 10.000 - Rp 9.000 = Rp 1.000.
Contoh Keputusan Belanja 2 (Uang Kurang):
Budi memiliki uang Rp 10.000. Ia ingin membeli Buku Tulis (Rp 7.000) dan Pensil Warna (Rp 5.000).
Pembahasan:
- Total Belanja = Rp 7.000 + Rp 5.000 = Rp 12.000
- Uang Budi = Rp 10.000
- Karena Rp 12.000 > Rp 10.000, maka uang Budi KURANG (TIDAK BISA BELI).
- Keputusan Cermat: Budi harus mengganti salah satu barang dengan item lain yang lebih murah agar pas dengan uang Rp 10.000.
3. Alur Transaksi Belanja di Kasir
Saat berbelanja di minimarket atau kantin sekolah, ikuti alur transaksi berikut:
4 LANGKAH BERBELANJA DI KASIR:
1. Pilih Barang → 2. Hitung Total → 3. Bayar Uang → 4. Terima Kembalian4. Latihan Soal Mandiri
Pilihlah jawaban yang paling tepat!
Siti membawa uang Rp 10.000. Ia membeli Cokelat Rp 6.000 dan Permen Rp 2.000. Berapakah total belanja Siti?
Pada Soal 1, berapakah uang kembalian yang diterima Siti dari uang Rp 10.000 (total belanja Rp 8.000)?
Doni punya uang Rp 5.000. Ia ingin membeli Es Krim Rp 4.000 dan Roti Rp 3.000 (Total Rp 7.000). Apakah uang Doni cukup?