Logo

Modul Ajar 4 Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Pendekatan Deep Learning (Mindful, Meaningful, & Joyful Learning)

A. Identitas Umum Modul

Nama Penyusun : Solbi, S.Pd. M.Pd.
Satuan Pendidikan : SMPLB Tunarungu
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Fase / Kelas / Smt : D / VIII (Delapan) / Semester 2
Jenis Kekhususan : Tunarungu (Hambatan Pendengaran & Komunikasi Visual)
Elemen Capaian : Pemahaman IPA
Topik Utama : Perubahan Kimia dalam Kehidupan Sehari-hari (Pengamatan Perubahan Warna & Pembusukan pada Buah/Sayur)
Alokasi Waktu : 6 x Pertemuan

B. Profil Pelajar Pancasila & Akomodasi Khusus

  • Profil Pelajar Pancasila: Mandiri, Bernalar Kritis, Gotong Royong.
  • Akomodasi Tunarungu:
    • Tabel Pengamatan Visual Berfokus Warna & Tekstur: Menggunakan contoh konkret irisan buah apel/pisang dan sayur nyata yang dibiarkan terbuka.
    • Kartu Indikator Perubahan Visual: Kartu Hijau "SEGAR" (Warna cerah, tekstur padat) vs Kartu Cokelat "PERUBAHAN KIMIA / BUSUK" (Warna kecokelatan, lembek/layu).
    • Penggunaan Isyarat BISINDO untuk kata kunci IPA: "Perubahan Kimia", "Segar", "Pembusukan", "Warna Cokelat", "Udara", dan "Bahaya/Tanda".
    • Formasi tempat duduk U untuk memastikan visualisasi hasil eksperimen dan demonstrasi guru terlihat jelas dari semua sudut.

C. Capaian & Tujuan Pembelajaran (Deep Learning)

Capaian Pembelajaran (CP): Peserta didik mampu mengenali indikasi perubahan kimia dalam kehidupan sehari-hari seperti proses pembusukan dan perubahan warna pada buah dan sayur.

Tujuan Pembelajaran (TP) Indikator Ketercapaian (IKTP) Dimensi Deep Learning
1. Mengamati Perubahan Fisik & Warna Buah/Sayur
Mengobservasi perubahan warna (pencokelatan/browning) dan tekstur pada irisan buah/sayur yang dibiarkan terbuka di udara bebas.
Mencatat dan mencocokkan perubahan warna irisan buah apel/pisang pada jurnal pengamatan visual secara tepat. Mindful & Meaningful
2. Membedakan Buah/Sayur Segar vs Alami Perubahan Kimia
Menganalisis dan membandingkan ciri-ciri fisik buah/sayur segar dengan buah/sayur yang sudah membusuk/mengalami perubahan kimia.
Menempelkan kartu label "Segar" atau "Perubahan Kimia/Busuk" pada spesimen buah/sayur yang disediakan. Meaningful Learning
3. Menerapkan Pengetahuan Perubahan Kimia Sehari-hari
Memahami cara mencegah kecokelatan sederhana (misal: merendam air/perasan jeruk) serta pentingnya tidak mengonsumsi makanan yang busuk.
Menunjukkan tindakan pencegahan dan memilih buah/sayur yang aman dikonsumsi pada LKPD bergambar. Joyful Learning

D. Materi Pokok & Media Visual

  • Konsep Perubahan Kimia Sederhana: Perubahan pada benda yang menghasilkan zat baru dan tidak bisa kembali ke bentuk semula.
  • Indikasi pada Buah & Sayur:
    • Oksidasi / Pencokelatan: Daging apel/pisang/kentang berubah menjadi warna cokelat setelah dipotong dan terkena udara.
    • Pembusukan: Perubahan warna, timbulnya bau tidak sedap, tekstur menjadi lembek, dan muncul bercak/jamur.
  • Ciri Perbandingan Visual:
    • Buah Segar: Warna cerah, tekstur keras/renyah, bau segar, aman dimakan.
    • Buah Mengalami Perubahan Kimia/Busuk: Warna cokelat/hitam, tekstur lembek/berair, bau asam/busuk, tidak boleh dimakan.

Media Pembelajaran Visual: Apel, Pisang, Kentang, Wortel (Kondisi Utuh, Irisan Segar, & Irisan Terbuka 2 Jam/1 Hari), Piring Transparan, Air Jeruk Nipis, Flashcard Indikator Perubahan Warna, Jurnal Eksperimen Bergambar BISINDO.

E. Langkah-Langkah Pembelajaran Berpendekatan Deep Learning

Pertemuan 1: Eksperimen Mengamati Perubahan Warna pada Irisan Buah (2 JP @ 35 Menit = 70 Menit)

1. KEGIATAN AWAL: Mindful Learning (10 Menit)

  • Salam Isyarat & Pengondisian: Guru menyapa siswa dengan isyarat ceria dan menata meja laboratorium mini kelas.
  • Mindful Observation: Siswa mengamati dua piring: Piring A berisi apel yang baru diiris (putih kekuningan) dan Piring B berisi apel yang diiris tadi pagi (berwarna cokelat).
  • Apersepsi Visual: Guru menunjukkan dua warna kain (putih dan cokelat): "Mengapa buah apel ini warnanya berubah dari putih menjadi cokelat?". Siswa merespon dengan menunjuk gambar udara/oksigen.

2. KEGIATAN INTI: Meaningful Learning (50 Menit)

  • Praktik Eksperimen Sederhana: Siswa memotong buah apel/pisang menjadi 3 bagian:
    • Bagian 1: Dibuka di piring terbuka (terkena udara).
    • Bagian 2: Diolesi perasan air jeruk nipis.
    • Bagian 3: Dimasukkan ke dalam wadah tertutup/plastik klip.
  • Pengamatan Bertahap (15-30 Menit): Siswa mencermati perubahan warna pada piring terbuka dan mencatatnya dengan menempelkan stiker warna kecokelatan pada Jurnal Eksperimen.
  • Diskusi Penemuan Visual: Siswa menemukan bahwa apel yang diolesi air jeruk nipis tetap cerah, sedangkan yang dibiarkan terbuka berubah warna cokelat (perubahan kimia).

3. KEGIATAN PENUTUP: Joyful Reflection (10 Menit)

  • Game 'Jelajah Warna Buah': Guru menunjukkan gambar buah, siswa berlomba menebak apakah buah tersebut mengalami perubahan kimia atau masih segar.
  • Apresiasi Isyarat: Tepuk tangan isyarat (melambaikan kedua tangan) atas keberhasilan pengamatan siswa.

Pertemuan 2: Membedakan Tanda Buah/Sayur Segar & Terjadi Pembusukan (2 JP @ 35 Menit = 70 Menit)

1. KEGIATAN AWAL: Mindful Recall (10 Menit)

  • Mengulas kembali hasil eksperimen pencokelatan apel menggunakan kartu warna visual.
  • Penyampaian tujuan: "Hari ini kita belajar menjadi detektif makanan segar agar kita tidak memakan buah/sayur yang sudah busuk!"

2. KEGIATAN INTI: Joyful & Experiential Learning (50 Menit)

  • Stasiun Pengamatan Benda Nyata: Siswa berkeliling ke stasiun spesimen segar dan stasiun spesimen mengalami pembusukan (pisang kulit hitam, tomat lembek berbercak, wortel layu).
  • Klasifikasi Tanda-Tanda Fisik: Siswa menyentuh (menggunakan sarung tangan) dan mengamati ciri-ciri fisik:
    • Tanda Segar: Kulit mulus, tidak bau, tekstur padat/keras.
    • Tanda Perubahan Kimia/Busuk: Berwarna cokelat/hitam, berbau asam/busuk, berair/lembek.
  • Penempelan Kartu Keputusan Makanan: Siswa menempelkan stiker "BOLEH DIMAKAN" (Simbol Ceklis Hijau) pada buah segar dan "BAHAYA / TDK BOLEH DIMAKAN" (Simbol Silang Merah) pada buah busuk.

3. KEGIATAN PENUTUP: Deep Commitment (10 Menit)

  • Refleksi Kebiasaan Cerdas: Siswa menempelkan stiker "Detektif Makanan Sehat" dan berjanji akan selalu memeriksa kondisi kebersihan dan kesegaran buah/sayur sebelum memakannya.

F. Asesmen & Penilaian Pembelajaran

Formatif: Jurnal Pengamatan Eksperimen Pencokelatan Buah, Unjuk Kerja Membedakan Buah Segar vs Busuk, serta LKPD Identifikasi Tanda Perubahan Kimia.

Rubrik Penilaian Unjuk Kerja (IPA - Perubahan Kimia Buah & Sayur):

Indikator Penilaian Skor 4 (Sangat Baik) Skor 3 (Baik) Skor 2 (Cukup) Skor 1 (Perlu Bimbingan)
Pengamatan Perubahan Warna & Fisik Sangat tepat dan cermat mencatat perubahan warna irisan buah pada jurnal eksperimen secara mandiri. Mampu mencatat perubahan warna buah dengan tepat. Mencatat perubahan warna dengan bantuan arahan langsung guru. Belum mampu mengamati perubahan warna buah.
Membedakan Buah Segar vs Busuk Sangat tepat membedakan tanda-tanda buah segar dan buah yang mengalami perubahan kimia/busuk. Mampu membedakan buah segar dan busuk dengan tepat. Membedakan kondisi buah dengan bantuan kartu petunjuk visual. Belum mampu membedakan buah segar dan busuk.
Penerapan Keamanan Makanan Sangat tepat memilih dan menentukan buah yang aman dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari. Mampu menentukan buah yang layak dimakan dengan tepat. Menentukan kelayakan buah dengan pendampingan guru. Belum memahami bahaya mengonsumsi buah busuk.

Mengetahui,

Kepala Sekolah

Budi Surono, S.Pd.

NIP. 197103291997021002

Jambi, Juli 2026

Guru Kelas

Solbi, S.Pd. M.Pd.

NIP. 196910161997021002