Logo Pendidikan

MODUL AJAR 1 SENI BUDAYA (SENI RUPA)

Pendekatan Deep Learning (Mindful, Meaningful, & Joyful Learning)

🎨 A. Identitas Umum Modul

Nama Penyusun : Solbi, S.Pd., M.Pd.
Satuan Pendidikan : SMPLB Tunarungu
Mata Pelajaran : Seni Budaya (Seni Rupa)
Fase / Kelas / Smt : D / VIII (Delapan) / Semester 1
Jenis Kekhususan : Tunarungu (Hambatan Pendengaran & Komunikasi Visual)
Elemen Capaian : Mengalami (Experiencing)
Topik Utama Modul 1 : Eksplorasi Sketsa 2D: Proporsi, Pencahayaan (Gelap-Terang), dan Gestur Manusia
Alokasi Waktu : 2 Pertemuan (4 x 35 Menit)

🎯 B. Capaian & Tujuan Pembelajaran (TP)

Capaian Pembelajaran Elemen Mengalami:
Peserta didik mampu mengenali, meniru, dan memberitahu pengalamannya secara visual terhadap karya seni rupa dengan tema flora, fauna, alam benda dan manusia pada media dua atau tiga dimensi; dan menerapkan serta memadukan proporsi, gaya dan ruang.

Tujuan Pembelajaran (TP 8.1 - Bagian 1):

🧠 C. Penerapan Pendekatan Deep Learning

Mindful Learning Kesadaran Mengamati (Visual Mindfulness):
Siswa diajak mengamati objek nyata (teko, buah, gestur teman) secara tenang dan mendalam tanpa terburu-buru. Fokus pada detail garis, arah cahaya, dan letak bayangan.

Meaningful Learning Keterkaitan Makna Visual:
Siswa memahami bahwa arah cahaya menentukan bayangan (gelap-terang) dan bentuk objek 2D dapat terlihat hidup/memiliki volume jika diberi intensitas arsir yang tepat.

Joyful Learning Pengalaman Eksplorasi Visual:
Siswa mempraktikkan gestur secara langsung (pantomim/pose tubuh) bersama teman sebaya sebagai model gambar, menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan.

📚 D. Materi Pokok Pembelajaran

1. Proporsi Objek Alam Benda

Proporsi adalah perbandingan ukuran antar bagian objek agar terlihat seimbang dan nyata.

  • Garis Bantu Geometris: Menggunakan bentuk dasar seperti lingkaran, tabung, atau kotak sebelum menggambar detail objek (misal: teko, cangkir, buah).
  • Skala Ukur Visual: Membandingkan tinggi dan lebar objek menggunakan pensil sebagai alat ukur pandang.

2. Pencahayaan dan Gelap-Terang (Arsir 2D)

Efek Gelap-Terang memberikan kesan 3 dimensi (volume/kedalaman) pada bidang datar 2D.

  • Arah Cahaya (Highlight): Bagian objek yang terkena sinar matahari/lampu digambar lebih terang (tanpa arsir/arsir tipis).
  • Bayangan Sendiri (Shading): Bagian yang tidak terkena cahaya diarsir lebih tebal/gelap menggunakan pensil 2B/4B.
  • Bayangan Jatuh (Cast Shadow): Bayangan objek yang jatuh di alas/meja untuk memberi kesadaran ruang.

3. Proporsi & Gestur Manusia

Gestur adalah sikap atau gerakan tubuh manusia yang menyampaikan pesan visual tertentu.

  • Proporsi Tubuh: Perbandingan tinggi badan ideal anak/dewasa (diukur berdasarkan perbandingan ukuran tinggi kepala).
  • Sketsa Garis (Stickman to Form): Memulai dari garis kerangka gerak tubuh (pose duduk, melambaikan tangan, berjalan) lalu menebalkan volume tubuh.

🚀 E. Kegiatan Pembelajaran (Langkah-Langkah)

Pertemuan 1: Sketsa Alam Benda (Proporsi & Gelap-Terang)

Pertemuan 2: Sketsa Gestur Manusia & Kedalaman Ruang

📝 F. Asesmen Pembelajaran (Rubrik Visual)

Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Bimbingan (1)
Proporsi Objek Sketsa sangat seimbang dan akurat sesuai objek nyata. Sketsa cukup seimbang dan mendekati bentuk asli. Proporsi agak kurang seimbang. Proporsi belum sesuai, butuh bimbingan penuh.
Gelap-Terang (Arsir) Gradasi arsir sangat jelas mengikuti arah cahaya. Gradasi arsir sudah terlihat walau belum halus. Arsir masih rata, belum terlihat efek bayangan. Belum menerapkan teknik arsir gelap-terang.
Gestur Manusia Gerak/pose manusia terlihat alami dan dinamis. Gestur terlihat jelas walau sedikit kaku. Gestur kurang jelas atau kaku. Belum mampu menggambarkan gestur tubuh.

Mengetahui,
Kepala Sekolah

Budi Surono, S.Pd.
NIP. 197103291997021002

Jambi, .......................... 2026
Guru Mata Pelajaran

Solbi, S.Pd., M.Pd.
NIP. 196910161997021002