Logo Pendidikan

MODUL AJAR 2 SENI BUDAYA (SENI RUPA)

Pendekatan Deep Learning (Mindful, Meaningful, & Joyful Learning)

🎨 A. Identitas Umum Modul

Nama Penyusun : Solbi, S.Pd., M.Pd.
Satuan Pendidikan : SMPLB Tunarungu
Mata Pelajaran : Seni Budaya (Seni Rupa)
Fase / Kelas / Smt : D / VIII (Delapan) / Semester 1
Jenis Kekhususan : Tunarungu (Hambatan Pendengaran & Komunikasi Visual)
Elemen Capaian : Mengalami (Experiencing)
Topik Utama Modul 2 : Eksplorasi Karya 3D: Membentuk Alam Benda & Gestur Manusia dengan Media Lunak
Alokasi Waktu : 2 Pertemuan (4 x 35 Menit)

🎯 B. Capaian & Tujuan Pembelajaran (TP)

Capaian Pembelajaran Elemen Mengalami:
Peserta didik mampu mengenali, meniru, dan memberitahu pengalamannya secara visual terhadap karya seni rupa dengan tema flora, fauna, alam benda dan manusia pada media dua atau tiga dimensi; dan menerapkan serta memadukan proporsi, gaya dan ruang.

Tujuan Pembelajaran (TP 8.1 - Bagian 2):

🧠 C. Penerapan Pendekatan Deep Learning

Mindful Learning Kesadaran Taktil & Sensori (Tactile Mindfulness):
Siswa diajak menekan, memijat, dan meremas media lunak (*clay*/plastisin) secara teratur untuk merasakan volume, tekstur, dan kelenturan bahan sebelum membentuk objek secara presisi.

Meaningful Learning Transformasi Gambar ke Bentuk Nyata:
Siswa memahami perbedaan antara bidang datar 2D (sketsa di kertas) dan ruang nyata 3D (patung/relief yang dapat dilihat dari berbagai sudut pandang dan disentuh).

Joyful Learning Kreasi Ekspresif & Pameran Mini:
Siswa mengekspresikan imajinasi melalui pembentukan figur manusia mini yang bergerak/berpose dan memajangnya dalam diorama kelas secara menyenangkan.

📚 D. Materi Pokok Pembelajaran

1. Pengenalan Karya 3 Dimensi & Media Lunak

Karya 3D memiliki panjang, lebar, dan tinggi (volume) serta dapat dilihat dari segala arah.

  • Media Lunak: Plastisin, *air dry clay*, atau lempung tanah liat yang mudah dibentuk dengan tangan.
  • Teknik Dasar Membentuk: Memilin (membuat gulungan), membusir (membentuk detail), menepuk/memijat (membuat volume).

2. Membentuk Alam Benda 3D (Proporsi & Ruang)

Menerjemahkan bentuk objek benda nyata (gelas, cangkir, buah) menjadi karya tiga dimensi.

  • Langkah Pembuatan: Membentuk bagian dasar (badan objek) baru menambahkan bagian pendukung (gagang, tangkai).
  • Keseimbangan: Memastikan objek 3D dapat berdiri tegak dan tidak mudah runtuh.

3. Membentuk Figur Gestur Manusia 3D

Membuat miniatur tubuh manusia dengan kerangka kawat sederhana dan balutan media lunak.

  • Kerangka Kawat (Armature): Membantu menopang posisi gestur tubuh (duduk, berlari, menari) agar tetap kokoh.
  • Detail Gestur: Menyesuaikan lekukan sendi (siku, lutut, pinggang) untuk menampilkan ekspresi gerak tubuh.

🚀 E. Kegiatan Pembelajaran (Langkah-Langkah)

Pertemuan 1: Membentuk Alam Benda 3D (Teko/Cangkir/Buah)

Pertemuan 2: Membentuk Figur Gestur Manusia 3D & Mini Galeri

📝 F. Asesmen Pembelajaran (Rubrik Visual Karya 3D)

Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Bimbingan (1)
Bentuk & Proporsi 3D Bentuk karya 3D sangat rapi, seimbang, dan sesuai proporsi asli. Bentuk karya seimbang dan mendekati proporsi asli. Bentuk agak kurang seimbang atau sedikit miring. Bentuk belum proporsional, membutuhkan bantuan penuh.
Ketepatan Gestur Gestur figur manusia sangat jelas, dinamis, dan terlihat ekspresif. Gestur figur manusia sudah terlihat cukup jelas. Gestur agak kaku atau sulit dikenali. Belum mampu menampilkan gestur gerak tubuh.
Kerapihan & Kestabilan Karya berdiri sangat kokoh, permukaan halus, dan sambungan rapi. Karya cukup kokoh dan sambungan antar bagian rapi. Karya kurang stabil / rentan jatuh saat dipajang. Karya tidak bisa berdiri atau mudah lepas.

Mengetahui,
Kepala Sekolah

Budi Surono, S.Pd.
NIP. 197103291997021002

Jambi, .......................... 2026
Guru Mata Pelajaran

Solbi, S.Pd., M.Pd.
NIP. 196910161997021002