Logo Pendidikan

MODUL AJAR 4 SENI BUDAYA (SENI RUPA)

Pendekatan Deep Learning (Mindful, Meaningful, & Joyful Learning)

🎨 A. Identitas Umum Modul

Nama Penyusun : Solbi, S.Pd., M.Pd.
Satuan Pendidikan : SMPLB Tunarungu
Mata Pelajaran : Seni Budaya (Seni Rupa)
Fase / Kelas / Smt : D / VIII (Delapan) / Semester 1
Jenis Kekhususan : Tunarungu (Hambatan Pendengaran & Komunikasi Visual)
Elemen Capaian : Mengekspresikan (Creating/Expressing)
Topik Utama Modul 4 : Menciptakan Model 3D Daur Ulang: Kerajinan Bahan Bekas & Pewarnaan Ekspresif
Alokasi Waktu : 2 Pertemuan (4 x 35 Menit)

🎯 B. Capaian & Tujuan Pembelajaran (TP)

Capaian Pembelajaran Elemen Mengekspresikan:
Peserta didik mampu mengekspresikan karya seni rupa dalam konteks menggambar, mengilustrasikan, dan menciptakan gambar ekspresi pribadi atau gambar dengan tema flora, fauna, alam benda serta manusia dengan menerapkan unsur dan prinsip seni rupa.

Tujuan Pembelajaran (TP 8.2 - Bagian 2):

🧠 C. Penerapan Pendekatan Deep Learning

Mindful Learning Kepedulian Lingkungan & Bentuk (Environmental Mindfulness):
Siswa diajak mengamati dan memilah barang bekas di sekitarnya secara teliti, melihat potensi bentuk geometris barang bekas (botol, kardus, koran) untuk diubah menjadi karya seni bernilai.

Meaningful Learning Kreativitas Daur Ulang & Makna Warna:
Siswa memahami bahwa limbah bekas dapat menjadi karya yang indah (*upcycling*) dan pemanduan warna ekspresif dapat mengubah barang tak terpakai menjadi figur/model yang bernilai estetis.

Joyful Learning Eksperimen Cat & Assemblage:
Siswa menikmati proses memotong, menempel (*assemblage*), dan mengoleskan cat akrilik/tempera secara bebas untuk mengekspresikan warna kegemaran mereka pada model 3D.

📚 D. Materi Pokok Pembelajaran

1. Seni Konstruksi & Assemblage Bahan Bekas

Teknik Assemblage adalah teknik merangkai berbagai bahan bekas/limbah menjadi satu kesatuan bentuk karya 3 dimensi baru.

  • Bahan Daur Ulang: Kardus bekas, botol plastik, koran/kertas bekas, dan sedotan.
  • Alat Perekat & Pemotong: Lem kertas/lem tembak, gunting, dan isolasi kertas (masking tape).

2. Teknik Paper Mache (Bubur Kertas / Lapisan Kertas)

Melapisi kerangka awal barang bekas dengan potongan kertas koran/tisu yang diberi lem untuk memperhalus permukaan dan memperkuat struktur karya 3D sebelum diwarnai.

3. Pewarnaan Ekspresif pada Karya 3D

Pemberian warna menggunakan cat akrilik atau cat poster untuk menciptakan kesan visual yang hidup.

  • Warna Harmonis & Kontras: Perpaduan warna terang dan gelap untuk menonjolkan bentuk objek.
  • Aksen Ekspresi: Menambahkan pola titik, garis, atau kontras warna secara bebas sesuai imajinasi siswa.

🚀 E. Kegiatan Pembelajaran (Langkah-Langkah)

Pertemuan 1: Merangkai Kerangka 3D dari Bahan Bekas

Pertemuan 2: Pewarnaan Ekspresif & Pameran Mini Karya Daur Ulang

📝 F. Asesmen Pembelajaran (Rubrik Visual Karya Daur Ulang 3D)

Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Bimbingan (1)
Kreativitas Kerangka Daur Ulang Sangat inovatif dalam memanfaatkan bahan bekas menjadi bentuk 3D yang unik. Mampu merangkai bahan bekas menjadi bentuk 3D yang jelas. Bentuk 3D dari bahan bekas masih sangat sederhana. Belum mampu merangkai bahan bekas tanpa bantuan penuh.
Pewarnaan Ekspresif Pilihan dan perpaduan warna sangat menarik, rapi, dan ekspresif. Pewarnaan rapi dan menarik sesuai tema karya. Pewarnaan kurang rata atau pilihan warna masih terbatas. Belum mewarnai permukaan karya secara merata.
Kekuatan Struktur Karya Karya terpasang sangat kuat, rapi, dan berdiri kokoh. Karya terpasang cukup kuat dan dapat berdiri seimbang. Karya kurang kokoh atau ada bagian yang mudah lepas. Karya tidak bisa berdiri atau tidak tersambung dengan baik.

Mengetahui,
Kepala Sekolah

Budi Surono, S.Pd.
NIP. 197103291997021002

Jambi, .......................... 2026
Guru Mata Pelajaran

Solbi, S.Pd., M.Pd.
NIP. 196910161997021002