Logo

Modul Ajar 3 PKPBI

Pendekatan Deep Learning (Mindful, Meaningful, & Joyful Learning)

A. Identitas Umum Modul

Nama Penyusun : Solbi, S.Pd. M.Pd.
Satuan Pendidikan : SMPLB Tunarungu
Mata Pelajaran / Program : Program Khusus (PKPBI)
Fase / Kelas / Smt : D / VIII (Delapan) / Semester 1 & 2
Jenis Kekhususan : Tunarungu (Hambatan Pendengaran & Komunikasi Visual)
Elemen CP : 3. Latihan Pra-Wicara
Topik Utama : Keterarahan Wajah/Suara, Pelemasan Organ Artikulasi (Bibir, Lidah, Rahang), Latihan Pernapasan (Napas Perut), & Latihan Pembentukan Suara Azas/Vokal Sederhana
Alokasi Waktu : 2 x Pertemuan (4 JP @ 35 Menit = 140 Menit)

B. Profil Pelajar Pancasila & Akomodasi Khusus

  • Profil Pelajar Pancasila: Mandiri, Bernalar Kritis, Gotong Royong.
  • Akomodasi Tunarungu:
    • Cermin Datar Perorangan untuk membantu artikulasi visual (melihat gerakan bibir, lidah, dan bentuk mulut sendiri serta guru).
    • Media Sensori Pernapasan & Tiupan: Baling-baling kertas, bola pingpong di atas air, lilin/kapas, dan sedotan minuman.
    • Kartu Ekspresi & Gerak Artikulasi (Oral Motor Cards): Gambar Senyum, Monyong, Lidah Atas/Bawah, Pipi Kembung.
    • Isyarat BISINDO untuk kata kunci Pra-Wicara: "Lihat Cermin", "Tarik Napas", "Tahan", "Hembus/Tiup", "Buka Mulut", dan "Keluarkan Suara".

C. Capaian & Tujuan Pembelajaran (Deep Learning)

Capaian Pembelajaran (CP): Peserta didik mampu melakukan permainan untuk melatih keterarahan wajah dan keterarahan suara, pelemasan organ wicara, latihan pernapasan, dan latihan pembentukan suara.

Tujuan Pembelajaran (TP) Indikator Ketercapaian (IKTP) Dimensi Deep Learning
1. Melatih Keterarahan Wajah & Suara
Melakukan kontak mata langsung dan mengarahkan pandangan serta fokus suara ke arah lawan bicara dalam permainan visual.
Mengarahkan wajah dan kontak mata secara konsisten saat guru/teman menyapa atau memanggil nama. Mindful & Meaningful
2. Pelemasan Organ Wicara & Latihan Napas
Terampil melakukan gerakan senam organ artikulasi (bibir, lidah, rahang) serta mengontrol hembusan napas perut secara teratur.
Melakukan gerakan senam bibir/lidah sesuai cermin dan meniup bola pingpong sejauh 30 cm secara terukur. Meaningful Learning
3. Pembentukan Suara Dasar (Vokal Azas)
Terampil mengeluarkan suara vokal dasar (misal: "a...", "u...") tanpa ketegangan leher sambil merasakan getaran pita suara.
Mengeluarkan suara vokal kontinu selama 3-5 detik sambil menempelkan tangan di leher/dada secara gembira dan mandiri. Joyful Learning

D. Materi Pokok & Media Visual

  • Keterarahan Wajah & Kontak Mata: Menatap wajah lawan bicara, menyesuaikan ekspresi muka ramah, dan memfokuskan sumber suara ke arah depan.
  • Senam Organ Wicara (Oral Motor Exercise):
    • Latihan Bibir: Senyum lebar $\rightarrow$ Monyong $\rightarrow$ Membunyikan "Pops" bibir.
    • Latihan Lidah: Meletupkan lidah ke langit-langit (clacking), menjulurkan lidah ke kiri-kanan-atas-bawah.
    • Latihan Rahang: Buka-tutup mulut lebar-lebar dengan relaks.
  • Latihan Pernapasan Perut (Diaphragmatic Breathing): Tarik napas lewat hidung (perut mengembang) $\rightarrow$ Tahan 2 detik $\rightarrow$ Hembuskan perlahan lewat mulut (meniup baling-baling/kapas).
  • Latihan Pembentukan Suara (Phonasi Azas): Membunyikan pita suara tanpa desah berlebih (Saturasi pita suara: "Aaaaa...", "Uuuuu...").

Media Pembelajaran Visual: Cermin Meja Plastik, Baling-Baling Kertas, Bola Pingpong & Wadah Air, Kapas/Lilin Keamanan, Kartu Senam Oral Motor, Tissue Lembut, Flashcard BISINDO.

E. Langkah-Langkah Pembelajaran Berpendekatan Deep Learning

Pertemuan 1: Keterarahan Wajah, Senam Organ Wicara, & Meniup Bola Pingpong (2 JP @ 35 Menit = 70 Menit)

1. KEGIATAN AWAL: Mindful Face Focus (10 Menit)

  • Salam Isyarat & Pengondisian: Guru menyapa siswa dengan senyum hangat, mengajak siswa duduk berhadapan dengan cermin meja masing-masing.
  • Mindful Eye Contact Game: Guru menyalakan lampu kecil/senter di samping pipi guru, siswa melatih keterarahan pandangan mata tepat ke wajah guru selama 5 detik.
  • Apersepsi Visual: Guru menunjukkan cermin: "Mari kita lihat cermin! Kita gerakkan bibir dan lidah kita agar pintar bicara!". Siswa memegang cerminnya.

2. KEGIATAN INTI: Meaningful Learning (50 Menit)

  • Praktik Senam Organ Wicara (Cermin Visual):
    • Latihan Bibir: Siswa menirukan guru tersenyum lebar $\leftrightarrow$ monyong (10x repetisi).
    • Latihan Lidah: Siswa menjulurkan lidah menyentuh bibir atas dan bibir bawah melihat cermin.
  • Praktik Pernapasan & Meniup Terukur: Siswa melakukan napas perut (tangan di atas perut merasa kempis-kembang), lalu mempraktikkan meniup bola pingpong di atas meja dari garis Start hingga Finish.

3. KEGIATAN PENUTUP: Joyful Reflection (10 Menit)

  • Lomba 'Balap Bola Tiup': Siswa berlomba meniup bola pingpong hingga masuk gawang mini dengan kontrol hembusan napas yang stabil.
  • Apresiasi Isyarat: Tepuk tangan isyarat (melambaikan kedua tangan) atas kelenturan artikulasi siswa.

Pertemuan 2: Latihan Pembentukan Suara Vokal Azas & Keterarahan Suara (2 JP @ 35 Menit = 70 Menit)

1. KEGIATAN AWAL: Mindful Recall (10 Menit)

  • Mengulas kembali senam bibir/lidah dan kontrol pernapasan meniup kapas.
  • Penyampaian tujuan: "Hari ini kita membunyikan suara merdu kita! Kita bunyikan 'a...' dan 'u...' sambil rasakan getarannya di leher!"

2. KEGIATAN INTI: Joyful & Experiential Learning (50 Menit)

  • Eksplorasi Getaran Pita Suara: Siswa menempelkan telapak tangannya di leher bagian depan guru saat guru membunyikan suara "Aaaaa...". Siswa merasakan getaran hangat pita suara.
  • Praktik Pembentukan Suara Vokal "A" & "U":
    • Siswa membuka mulut lebar (bentuk Vokal /a/), menarik napas perut, dan membunyikan "Aaaaa..." kontinu selama 3 detik.
    • Siswa memonyongkan bibir (bentuk Vokal /u/) dan membunyikan "Uuuuu...".
  • Permainan 'Keterarahan Panggilan Suara': Siswa memanggil nama teman dengan suara vokal terarah ("A-a! / O-o!") sambil mengarahkan wajah secara santun.

3. KEGIATAN PENUTUP: Deep Commitment (10 Menit)

  • Refleksi Keberanian Bersuara: Siswa menempelkan stiker "Bintang Suara Jelas" dan berjanji akan rajin berlatih senam artikulasi di rumah depan cermin.

F. Asesmen & Penilaian Pembelajaran

Formatif: Lembar Observasi Keterarahan Wajah & Kontak Mata, Unjuk Kerja Senam Organ Wicara & Tiupan Bola, serta Kemampuan Membunyikan Vokal Azas (/a/, /u/).

Rubrik Penilaian Unjuk Kerja (PKPBI - Modul 3 Pra-Wicara):

Indikator Penilaian Skor 4 (Sangat Baik) Skor 3 (Baik) Skor 2 (Cukup) Skor 1 (Perlu Bimbingan)
Keterarahan Wajah & Kontak Mata Sangat fokus mengarahkan wajah dan kontak mata kepada lawan bicara secara mandiri. Mampu mengarahkan wajah dan kontak mata dengan tepat. Mengarahkan wajah dengan arahan Isyarat dari guru. Belum mampu memfokuskan kontak mata/wajah.
Pelemasan Organ Wicara & Tiupan Sangat terampil menirukan gerakan artikulasi dan mengontrol tiupan pernapasan secara stabil. Mampu melakukan senam artikulasi dan tiupan dengan baik. Melakukan senam artikulasi dengan bantuan instruksi berulang. Belum kaku dalam gerakan artikulasi/tiupan.
Pembentukan Suara Vokal Azas Sangat lancar mengeluarkan suara vokal kontinu (/a/, /u/) tanpa ketegangan pita suara. Mampu mengeluarkan suara vokal dasar dengan jelas. Mengeluarkan suara vokal dengan bantuan dorongan taktil di leher. Belum mampu mengeluarkan suara vokal.

Mengetahui,

Kepala Sekolah

Budi Surono, S.Pd.

NIP. 197103291997021002

Jambi, Juli 2026

Guru Kelas

Solbi, S.Pd. M.Pd.

NIP. 196910161997021002