I. INFORMASI UMUM
Kompetensi Awal:
- Peserta didik dapat mengenali perbuatan kekerasan / tindakan tidak baik (memukul, menolak, merebut barang).
- Peserta didik mengenal sosok penolong di sekolah (Guru/Wali Kelas) dan di rumah (Orang Tua).
Profil Pelajar Pancasila:
- Mandiri & Berani: Memiliki keberanian untuk melapor saat merasa tidak aman atau disakiti tanpa rasa takut.
- Bernalar Kritis: Mampu mengenali situasi darurat/bahaya yang membutuhkan bantuan guru/orang dewasa.
Sarana & Prasarana Visual:
- "Kartu Lapor Visual" (Kartu bergambar: "Tolong", "Sakit", "Dia Memukul", "Minta Bantuan Guru").
- Poster Langkah Melapor (1. Lari ke Guru -> 2. Tunjukkan Kartu Lapor -> 3. Isyarat Sakit/Takut).
- Sudut "Kotak Lapor Anak Berani" dan Kartu Isyarat SIBI/BISINDO ("TOLONG", "PAK GURU", "TAKUT", "STOP").
II. KOMPONEN INTI
A. Tujuan Pembelajaran (TP)
- TP 6.1 (ATP 5): Peserta didik mampu mempraktikkan alur melapor kepada guru atau orang tua saat mengalami, merasakan rasa takut, atau melihat tindakan tidak baik/kekerasan melalui penggunaan Kartu Lapor Visual dan bahasa isyarat secara berani.
B. Pemahaman Bermakna
"Kalau kita disakiti, diganggu, atau melihat perbuatan tidak baik, kita tidak boleh takut atau diam. Kita adalah anak berani yang harus segera melapor kepada Bapak/Ibu Guru atau Orang Tua!"
C. Pertanyaan Pemantik (Visual & Isyarat)
(Guru memegang poster anak yang sedang menangis karena pensilnya direbut secara paksa)
- "Lihat teman ini menangis karena diganggu. Apakah dia boleh diam saja?"
- "Ke mana anak berani harus pergi untuk minta bantuan?"
D. Kegiatan Pembelajaran (Tahapan Rinci)
Pertemuan 1 & 2: Mengenal Situasi Bahaya & Kartu Lapor Visual (ATP 5)
Pendahuluan: Guru menyapa siswa dengan isyarat dan memperkenalkan simbol "Anak Berani" (Gambar anak mengacungkan jempol dengan senyum tegas).
Kegiatan Inti:
1. Guru mengenalkan berbagai **Kartu Lapor Visual** (Gambar: "Ada yang Memukul", "Barang Ditarik", "Ada yang Menyentuh Baju Dalam").
2. Guru memperagakan isyarat *"TOLONG"* (merapatkan kedua tangan dan menggerakkan ke arah dada) dan *"PAK GURU / BAPAK/IBU"*.
3. Siswa berlatih memilih Kartu Lapor Visual yang sesuai dengan gambar situasi tidak baik yang ditunjukkan guru.
Penutup: Pemberian stiker Bintang Keberanian bagi siswa yang mampu menggunakan isyarat "TOLONG".
Pertemuan 3 & 4: Roleplay & Simulasi Berani Melapor (ATP 5)
Pendahuluan: Guru mengatur meja kelas menjadi alur simulasi "Meja Guru Penolong".
Kegiatan Inti:
1. Simulation/Roleplay: Guru mensimulasikan situasi (misal: boneka peraga direbut barangnya / didorong).
2. Siswa mempraktikkan alur 3 langkah berani: **Langkah 1:** Berjalan cepat/lari menuju meja guru. **Langkah 2:** Menyerahkan Kartu Lapor Visual. **Langkah 3:** Menunjukkan isyarat/ekspresi orang yang mengganggu.
3. Guru memberikan respons hangat, merangkul, dan menyelesaikan masalah simulasi secara visual agar siswa merasa aman.
Penutup: Penyerahan Pin "Anak Berani Melapor" dan foto bersama kelas.
III. ASESMEN & EVALUASI
Asesmen dilakukan secara kualitatif berbasis pengamatan unjuk kerja dan kecakapan simulasi:
| Indikator Ketercapaian | Sangat Baik (3) | Cukup (2) | Perlu Bimbingan (1) |
|---|---|---|---|
| Memilih Kartu Lapor Visual (TP 6.1) | Mampu memilih Kartu Lapor Visual yang tepat sesuai gambar situasi tidak baik secara mandiri. | Mampu memilih Kartu Lapor Visual setelah diberikan 1-2 kali contoh/petunjuk isyarat guru. | Belum mampu memilih Kartu Lapor Visual tanpa bimbingan penuh guru. |
| Praktik Alur Melapor (TP 6.1) | Lancar dan berani memperagakan alur melapor (datang ke guru, menyerahkan kartu, dan memperagakan isyarat) dalam simulasi. | Mau memperagakan alur melapor tetapi masih ragu/canggung saat menyerahkan kartu lapor. | Belum mau/takut memperagakan alur melapor meskipun sudah didampingi. |
IV. LAMPIRAN
A. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD Visual)
- Tugas 1: Menarik garis menghubungkan gambar anak yang diganggu dengan gambar meja Bapak/Ibu Guru.
- Tugas 2: Mewarnai gambar anak yang berani melapor kepada guru dengan gembira.
B. Glosarium untuk Tuna Rungu
Melapor: Memberitahu Bapak/Ibu Guru atau Orang Tua saat disakiti, diganggu, atau melihat hal bahaya (diisyaratkan dengan menunjuk diri lalu menunjuk guru dan memperlihatkan kartu lapor).
V. LEMBAR PENGESAHAN
Mengetahui,
Kepala Sekolah
Budi Surono, S.Pd.
NIP. 197103291997021002
Jambi, .................................... 2026
Wali Kelas 2
Andy Marta Dinata, S.Pd.
NIP. 198903262019031008