Transisi dari kalimat bergambar ke teks murni dilakukan secara bertahap dengan teknik Pantomim Visual (Gesture Action). Setelah membaca teks di papan tulis, siswa tidak lagi mencocokkan gambar, melainkan langsung melakukan aksi peragaan (contoh: membaca "Ibu minum teh", lalu memperagakan gestur memegang cangkir dan meminumnya) untuk membuktikan pemahaman makna kata.
Memberi salam isyarat. Guru menunjukkan papan tulis yang hanya berisi tulisan tanpa gambar sama sekali untuk memotivasi kemandirian membaca siswa.
Latihan membaca nyaring kalimat 2 kata teks murni:
Ulasan singkat, menyimpulkan bahwa siswa bisa membaca dan memahami cerita walaupun tanpa melihat gambar.
Apersepsi melalui senam jari (finger-spelling) untuk kata-kata benda umum kelas (buku, pensil, meja, pintu).
Membaca nyaring dan memperagakan kalimat 3 kata berstruktur S-P-O:
Refleksi kelancaran membaca dan pemberian apresiasi berupa tos isyarat.
Permainan tebak gerak kata kerja (makan, minum, menulis, menyapu) tanpa tulisan.
Melatih bernalar kritis melengkapi kata kerja yang hilang dalam kalimat:
Pemeriksaan bersama hasil latihan melengkapi kalimat rumpang di papan tulis.
Review kata-kata benda lingkungan sekitar sekolah dan rumah.
Melengkapi bagian Objek yang hilang pada kalimat sederhana:
Umpan balik individual terhadap ketepatan pilihan kata siswa.
Penjelasan aturan permainan "Membaca Rahasia & Peragakan".
Praktik menceritakan makna kalimat secara mandiri:
Apresiasi atas keberanian siswa tampil ekspresif dan memahami isi bacaan tanpa gambar.
Pengkondisian suasana asesmen yang tenang dan ramah anak.
Pelaksanaan asesmen unjuk kerja membaca murni & peragaan:
Penyerahan nilai, pujian keberhasilan membaca tanpa gambar, dan doa penutup.
Petunjuk: Berikan tanda centang (✔) sesuai tingkat ketercapaian peserta didik!
| No | Indikator Unjuk Kerja | Mandiri (M) | Dengan Bantuan (B) | Belum Mampu (BM) |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Membaca nyaring kalimat sederhana 2–3 kata teks murni secara runtut (TP 2.1) | ✔ | ||
| 2 | Melengkapi kata yang hilang (kata rumpang) secara tepat dan logis (TP 2.2) | ✔ | ||
| 3 | Menceritakan kembali makna kalimat menggunakan isyarat/gestur peragaan (TP 2.3) | ✔ | ||
| 4 | Menunjukkan artikulasi/isyarat yang jelas tanpa keraguan pada teks murni | ✔ |
Mengetahui,
Kepala SLBN Prof. Dr. Sri Soedewi
Budi Surono, S.Pd.
NIP. 197103291997021002
Wali Kelas 5 SDLB Tunarungu
Ika Thalia Nissa, M.Si.
NIP. 199610202025212074