Gunakan gerakan isyarat yang jelas untuk operasi matematika: **Penjumlahan (+)** ditunjukkan dengan gerakan menyatukan dua kelompok benda ke tengah, sedangkan **Pengurangan (-)** ditunjukkan dengan gerakan mengambil/memindahkan benda ke luar wadah.
Salam isyarat, orientasi media konkret (kelereng/biji-bijian), dan pengenalan simbol tambah (+).
Praktik gabung kelompok benda (konsep penjumlahan):
Refleksi visual dengan menanyakan isyarat simbol "TAMBAH" dan merapikan media bersama.
Mengingat kembali konsep penjumlahan dan mengenalkan simbol kurang (-) serta isyarat "DIAMBIL".
Praktik memisahkan/mengambil benda dari kelompok utama:
Konfirmasi hasil kerja siswa dan apresiasi atas ketelitian menghitung sisa benda.
Mengenalkan kartu gambar bertema (misal: Gambar Buah, Mobil, atau Hewan) sebagai media semi-konkret.
Transisi dari benda nyata ke representasi gambar visual:
Diskusi singkat hasil kerja pasangan dan menyimpulkan penggunaan teknik dicoret untuk pengurangan gambar.
Pengarahan aturan tes unjuk kerja menggunakan benda konkret dan LKPD bergambar.
Pelaksanaan asesmen individual:
Ulasan singkat hasil asesmen, pemberian stiker motivasi, dan penutupan Modul 3.
Petunjuk: Berikan tanda centang (✔) sesuai tingkat kemandirian respon siswa!
| No | Indikator Unjuk Kerja Matematika | Mandiri (M) | Dengan Bantuan (B) | Belum Mampu (BM) |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Melakukan penjumlahan dua kelompok benda konkret (biji/kelereng) hingga hasil 50 | ✔ | ||
| 2 | Melakukan pengurangan dengan mengambil/memisahkan benda konkret hingga rentang 50 | ✔ | ||
| 3 | Menyelesaikan penjumlahan & pengurangan menggunakan media gambar bertema (mencoret/menghitung) | ✔ | ||
| 4 | Menuliskan kalimat matematika (+, -, =) sesuai dengan peragaan benda konkret | ✔ |
Mengetahui,
Kepala SLBN Prof. Dr. Sri Soedewi
Budi Surono, S.Pd.
NIP. 197103291997021002
Wali Kelas 5 SDLB Tunarungu
Ika Thalia Nissa, M.Si.
NIP. 199610202025212074