A. Identitas Umum Modul
| Nama Penyusun | : | Solbi, S.Pd. M.Pd. |
| Satuan Pendidikan | : | SMPLB Tunarungu |
| Mata Pelajaran / Materi | : | Muatan Lokal (Mulok) / Pertanian Lahan Sempit |
| Fase / Kelas / Smt | : | D / VIII (Delapan) / Semester 2 |
| Jenis Kekhususan | : | Tunarungu (Hambatan Pendengaran & Komunikasi Visual) |
| Elemen Capaian | : | 7. Panen dan Pengolahan Hasil |
| Topik Utama | : | Identifikasi Ciri Tanaman Siap Panen, Teknik Pemanenan yang Benar, Sortir/Memilah Mutu, Pencucian Bersih, dan Pengemasan Sederhana Hasil Kebun |
| Alokasi Waktu | : | 2 x Pertemuan (8 JP @ 35 Menit = 280 Menit) |
B. Profil Pelajar Pancasila & Akomodasi Khusus
- Profil Pelajar Pancasila: Mandiri, Bernalar Kritis, Gotong Royong.
- Akomodasi Tunarungu:
- Realia Produk Kebun Sekolah: Tanaman Kangkung/Bayam Siap Panen (Usia 21-25 Hari), Cabai Merah Matang, Keranjang Panen, Gunting Panen, Baskom Air, Plastik Makanan Transparan (Plastik Klip/PP), dan Tali Pengikat.
- Kartu Panduan Ciri Panen Visual: Foto Sayur Segar vs Layu/Tua, Foto Cabai Merah Matang vs Cabai Hijau Mentah.
- Kartu Urutan Alur Pascapanen Visual: Potong/Cabut $\rightarrow$ Bersihkan Tanah $\rightarrow$ Cuci Air Bersih $\rightarrow$ Tiriskan $\rightarrow$ Sortir Daun Rusak $\rightarrow$ Ikat / Kemas Plastik.
- Isyarat BISINDO untuk kata kunci Pascapanen: "Panen", "Potong", "Cabut", "Cuci Bersih", "Sortir/Pilih Bagus", "Ikat", "Kemas/Plastik", dan "Segar".
C. Capaian & Tujuan Pembelajaran (Deep Learning)
Capaian Pembelajaran (CP): Peserta didik mampu mengenali waktu panen dan melakukan pemanenan tanaman sederhana, kemudian membersihkan, memilah, dan mengemas hasil panen secara sederhana.
| Tujuan Pembelajaran (TP) | Indikator Ketercapaian (IKTP) | Dimensi Deep Learning |
|---|---|---|
| 1. Mengenali Ciri Tanaman Siap Panen Mengidentifikasi tanda-tanda fisik tanaman siap panen (ukuran tinggi kangkung/bayam, warna merah cabai/tomat) melalui acuan gambar dan sampel asli. |
Menunjukkan dan memisahkan tanaman yang siap dipanen dan yang belum siap dipanen secara tepat. | Mindful & Meaningful |
| 2. Mempraktikkan Teknik Pemanenan Melakukan pemanenan tanaman sayur (teknik potong pangkal batang atau cabut akar) dengan alat panen secara hati-hati dan aman. |
Memanen kangkung/bayam/cabai menggunakan gunting panen atau potong manual secara rapi tanpa merusak fisik tanaman. | Meaningful Learning |
| 3. Membersihkan, Memilah, & Mengemas Panen Terampil mencuci sisa tanah pada akar/daun, membuang daun yang kuning/rusak (sorting), serta mengikat dan memasukkannya ke dalam kemasan plastik. |
Melakukan alur pascapanen (cuci, tiris, pilih mutu, kemas) hingga produk tampak bersih dan segar secara mandiri. | Joyful Learning |
D. Materi Pokok & Media Visual
- Kriteria Ciri Siap Panen:
- Sayur Kangkung / Bayam: Usia tanam 20-25 hari, tinggi sekitar 20-25 cm, daun berwarna hijau segar dan belum berbunga.
- Sayur Cabai / Tomat: Buah berukuran maksimal, kulit berwarna merah merata (atau merah kekuningan untuk tomat), tekstur agak padat.
- Teknik Pemanenan yang Tepat:
- Teknik Potong Pangkal: Menggunakan gunting bersih (kangkung dapat tumbuh kembali).
- Teknik Cabut Akar: Dipanen beserta akarnya untuk menjaga kesegaran lebih lama.
- Tahapan Penanganan Pascapanen Sederhana:
- 1. Pencucian: Membilas akar dan batang dengan air bersih mengalir untuk menghilangkan sisa media tanam/tanah.
- 2. Penirisan & Sortir: Mengeringkan sisa air dan membuang daun yang busuk, tua, atau berlubang dimakan hama.
- 3. Pengemasan: Mengikat sayur per ikat (200 gram) menggunakan tali atau memasukkannya ke dalam plastik klip transparan secara rapi.
Media Pembelajaran Visual: Tanaman Sayur Pot/Polybag Siap Panen di Kebun Sekolah, Gunting Panen, Keranjang Plastik, Baskom Air Bersih, Timbangan Sederhana, Plastik Kemasan Transparan, Stiker Label Hasil Kebun, Flashcard BISINDO.
E. Langkah-Langkah Pembelajaran Berpendekatan Deep Learning
Pertemuan 1: Pengamatan Ciri Siap Panen & Praktik Pemanenan Kebun (4 JP @ 35 Menit = 140 Menit)
1. KEGIATAN AWAL: Mindful Learning (10 Menit)
- Salam Isyarat & Pengondisian: Guru menyapa siswa dengan isyarat berkebun ceria dan mengajak siswa berkumpul di kebun pot sekolah yang sudah siap panen.
- Mindful Visual Sensing: Siswa mengamati dan membandingkan tinggi sayur kangkung serta warna cabai di kebun secara langsung.
- Apersepsi Visual: Guru menunjukkan foto kangkung muda segar dan kangkung berbunga tua: "Kangkung mana yang enak kita makan dan siap dipanen hari ini?". Siswa menunjuk tanaman kangkung segar.
2. KEGIATAN INTI: Meaningful Learning (50 Menit)
- Eksplorasi Kartu Panduan Panen: Siswa mempelajari teknik memotong batang kangkung (menyisa 3 cm dari tanah) dan teknik mencabut akar melalui demonstrasi isyarat guru.
- Praktik Pemanenan Mandiri: Siswa menggunakan gunting panen untuk memotong kangkung/bayam di polybag masing-masing dan meletakkannya dengan tertib di keranjang panen.
- Pengumpulan Hasil Panen: Siswa mengumpulkan seluruh hasil pemetikan di meja penanganan pascapanen.
3. KEGIATAN PENUTUP: Joyful Reflection (10 Menit)
- Cek Hasil Panen Pertama: Siswa mengangkat keranjang berisi sayuran hasil panennya dengan penuh rasa bangga.
- Apresiasi Isyarat: Tepuk tangan isyarat (melambaikan kedua tangan) atas keberhasilan proses panen.
Pertemuan 2: Pascapanen (Pencucian, Sorting Mutu, & Pengemasan) (4 JP @ 35 Menit = 140 Menit)
1. KEGIATAN AWAL: Mindful Recall (10 Menit)
- Mengulas kembali hasil panen dan pentingnya menjaga kebersihan sayuran sebelum dipasarkan atau dikonsumsi.
- Penyampaian tujuan: "Hari ini kita bersihkan, pilih sayur terbaik, dan kemas rapi dalam plastik!"
2. KEGIATAN INTI: Joyful & Experiential Learning (50 Menit)
- Praktik Pencucian & Penirisan: Siswa membilas bagian bawah/akar sayur di dalam baskom air bersih hingga bebas dari lumpur/tanah, lalu menimbangnya di atas wadah peniris.
- Praktik Memilah (Sorting/Grading): Siswa memisahkan dan membuang helai daun yang kuning, layu, atau pecah.
- Praktik Pengemasan & Pelabelan: Siswa membagi sayur kangkung/bayam menjadi ikatan rapi (sekitar 200 gram), memasukkannya ke plastik transparan, dan menempelkan stiker "Sayur Organik Kebun Sekolah".
3. KEGIATAN PENUTUP: Deep Commitment (10 Menit)
- Refleksi Kebersihan Produk: Siswa memeriksa hasil kemasannya yang tampak higienis, segar, dan siap untuk kegiatan simulasi penjualan (Modul 6).
F. Asesmen & Penilaian Pembelajaran
Formatif: Keterampilan Mengidentifikasi Ciri Siap Panen, Unjuk Kerja Memanen dengan Alat Panen, serta Kerapihan Pencucian, Sortir, dan Pengemasan Produk.
Rubrik Penilaian Unjuk Kerja (Mulok - Pertanian Lahan Sempit Modul 5):
| Indikator Penilaian | Skor 4 (Sangat Baik) | Skor 3 (Baik) | Skor 2 (Cukup) | Skor 1 (Perlu Bimbingan) |
|---|---|---|---|---|
| Mengenali Ciri Siap Panen | Sangat tepat memilih dan membedakan tanaman yang siap dipanen secara mandiri. | Mampu mengenali ciri tanaman siap panen dengan tepat. | Mengenali ciri panen dengan bantuan contoh visual dari guru. | Belum mampu mengenali ciri tanaman siap panen. |
| Teknik Memanen | Sangat terampil dan aman menggunakan gunting/alat panen tanpa merusak fisik tanaman. | Mampu memanen tanaman dengan teknik yang benar dan aman. | Memanen tanaman dengan pendampingan langsung dari guru. | Belum mampu mempraktikkan teknik pemanenan. |
| Pascapanen & Pengemasan | Sangat bersih mencuci, cermat memilah daun rusak, dan sangat rapi mengemas hasil panen. | Mampu mencuci, memilah, dan mengemas hasil panen dengan rapi. | Mengemas hasil panen dengan bimbingan kerapihan dari guru. | Belum mampu melakukan alur pascapanen dan pengemasan. |
Mengetahui,
Kepala Sekolah
Budi Surono, S.Pd.
NIP. 197103291997021002
Jambi, Juli 2026
Guru Kelas
Solbi, S.Pd. M.Pd.
NIP. 196910161997021002