I. Informasi Umum
| Nama Penyusun | : | Solbi, S.Pd., M.Pd. |
| Satuan Pendidikan | : | SMPLB Tunarungu |
| Mata Pelajaran | : | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas / Smt | : | Fase D / Kelas VIII (Delapan) / Semester 1 |
| Elemen / CP | : | Membaca dan Memirsa / Membaca dan memahami kata baru dari bacaan atau tayangan. |
| Materi Pokok | : | Menghubungkan Informasi Teks-Gambar & Menyampaikan Isi Bacaan (Lisan/Ujaran Oral/Isyarat) |
| Alokasi Waktu | : | 4 Pertemuan |
| Profil Pelajar Pancasila | : | Mandiri, Bernalar Kritis, Kreatif, Percaya Diri |
| Target Peserta Didik | : | Peserta Didik dengan Hambatan Pendengaran (Tunarungu) |
| Sarana & Prasarana | : | Kartu Storyboard Bergambar, Komik Sederhana, Papan Presentasi Visual, Cermin Latihan Artikulasi Oral, Proyektor |
II. Komponen Inti
A. Tujuan Pembelajaran (TP)
- Peserta didik mampu mengidentifikasi dan mencocokkan informasi teks deskriptif pendek dengan ilustrasi/gambar visual yang tepat.
- Peserta didik mampu mengurutkan alur cerita bergambar secara runtut berdasarkan pemahaman isi bacaan.
- Peserta didik mampu menyampaikan (menceritakan kembali) isi bacaan secara lisan melalui gerakan artikulasi ujaran bibir, tulisan sederhana, atau bahasa isyarat (BISINDO/SIBI) dengan percaya diri.
B. Pemahaman Bermakna
Menghubungkan gambar dengan teks melatih ketelitian pengamatan visual, sedangkan menyampaikan kembali isi cerita melatih keberanian berkomunikasi serta memperjelas pengungkapan gagasan bagi siswa tunarungu.
C. Pertanyaan Pemantik
"Coba lihat gambar ini! Kalimat mana yang cocok untuk menjelaskan gambar ini? Siapa yang berani menceritakannya di depan kelas?"
III. Integrasi Pendekatan Deep Learning
1. Mindful Learning (Pembelajaran Kesadaran Penuh)
Melatih siswa mencermati detail kecil pada gambar (ekspresi, latar, objek) dan mengaitkannya kata per kata dengan kalimat penjelas, serta melatih bentuk mulut (artikulasi) secara sadar di depan cermin.
2. Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)
Mendorong siswa menyusun alur cerita berbasis peristiwa harian (misal: urutan kegiatan piket kelas atau membuat kue) sehingga informasi teks terasa dekat dan langsung dapat dipraktikkan.
3. Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)
Menyelenggarakan simulasi "Presenter Cilik" menggunakan panggung bingkai visual mini, di mana siswa bergantian menyampaikan cerita gambar favoritnya diiringi apresiasi tepuk tangan isyarat dari teman-teman.
IV. Kegiatan Pembelajaran
| Tahapan | Kegiatan Pembelajaran (Menyesuaikan Karakteristik Tunarungu) |
|---|---|
| Pendahuluan (10 Menit) |
|
| Kegiatan Inti (40 Menit) Focus: Deep Learning |
1. Mindful Matching (Eksplorasi):
2. Meaningful Sequence Analysis (Elaborasi):
3. Joyful Presentation / "Presenter Cilik" (Konfirmasi):
|
| Penutup (10 Menit) |
|
V. Asesmen Pembelajaran
- Asesmen Formatif: Ketepatan menjodohkan teks dengan gambar dan ketepatan menyusun urutan alur cerita (Puzzle Storyboard).
- Asesmen Sumatif: Unjuk kerja menceritakan kembali isi bacaan/gambar di depan kelas (penilaian kelancaran, kesesuaian isi, dan keberanian).
- Rubrik Penilaian:
- Kesesuaian Teks & Gambar: Sangat Tepat (3), Cukup Tepat (2), Perlu Bimbingan (1)
- Penyampaian Isi (Lisan/Isyarat): Jelas & Percaya Diri (3), Cukup Jelas (2), Perlu Dorongan (1)
Mengetahui,
Kepala Sekolah
Budi Surono, S.Pd.
NIP. 197103291997021002
Jambi, Juli 2026
Guru Kelas
Solbi, S.Pd., M.Pd.
NIP. 196910161997021002