A. Identitas Umum Modul
| Nama Penyusun | : | Solbi, S.Pd. M.Pd. |
| Satuan Pendidikan | : | SMPLB Tunarungu |
| Mata Pelajaran | : | Pendidikan Pancasila |
| Fase / Kelas / Smt | : | D / VIII (Delapan) / Semester 1 |
| Jenis Kekhususan | : | Tunarungu (Hambatan Pendengaran & Komunikasi Visual) |
| Elemen Capaian | : | UUD NRI Tahun 1945 |
| Topik Utama | : | Menolak Perundungan (Bullying), Mencegah Kekerasan, dan Membiasakan Hidup Tertib di Sekolah |
| Alokasi Waktu | : | 2 x Pertemuan (4 JP @ 35 Menit = 140 Menit) |
B. Profil Pelajar Pancasila & Akomodasi Khusus
- Profil Pelajar Pancasila: Beriman & Bertaqwa kepada Tuhan YME, Gotong Royong, Bernalar Kritis, Mandiri.
- Akomodasi Tunarungu:
- Instruksi visual dengan kartu ekspresi emosi, Flashcard BISINDO, dan komik visual anti-perundungan.
- Formasi tempat duduk melingkar/huruf U agar interaksi wajah dan gerak isyarat antar teman terlihat jelas.
- Penggunaan simbol visual yang tegas (Tanda STOP Anti-Bullying) serta contoh nyata di sekolah.
C. Capaian & Tujuan Pembelajaran (Deep Learning)
Capaian Pembelajaran (CP): Siswa mampu menolak perundungan dan kekerasan serta membiasakan hidup tertib dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.
| Tujuan Pembelajaran (TP) | Indikator Ketercapaian (IKTP) | Dimensi Deep Learning |
|---|---|---|
| 1. Menolak Perundungan & Kekerasan Mengenali bentuk perundungan/kekerasan dan menyatakan penolakan secara tegas. |
Memisahkan gambar perbuatan ramah vs perundungan dan memperagakan isyarat "STOP Bullying". | Mindful & Meaningful |
| 2. Membiasakan Hidup Tertib Menerapkan kebiasaan hidup tertib, disiplin, dan saling menyayangi sesama teman. |
Menyusun urutan gambar jadwal hidup tertib di sekolah (datang, belajar, istirahat, piket, pulang). | Meaningful Learning |
| 3. Mengaplikasikan Budaya Ramah Teman Mempraktikkan ikrar toleransi, kasih sayang, dan saling menolong antarteman. |
Simulasi saling membantu, tos persahabatan, dan penempelan 'Pohon Kasih Sayang'. | Joyful Learning |
D. Materi Pokok & Media Visual
- Stop Perundungan (Bullying) & Kekerasan: Tidak boleh mengejek, tidak boleh memukul/mendorong, tidak merusak barang teman, menyebarkan sikap kasih sayang.
- Membiasakan Hidup Tertib: Budaya antre, datang tepat waktu, menjaga kerapian peralatan belajar, mematuhi arahan guru.
- Sikap Saling Menghargai: Saling menolong jika teman kesulitan, tersenyum dan menyapa dengan isyarat yang ramah.
Media Pembelajaran Visual: Poster STOP Bullying Visual, Kartu Situasi Perilaku (Baik vs Perundungan), Video Animasi Pendek Tanpa Suara Berteks/BISINDO, Pohon Kasih Sayang Sekolah.
E. Langkah-Langkah Pembelajaran Berpendekatan Deep Learning
Pertemuan 1: Menolak Perundungan & Kekerasan di Sekolah (2 JP @ 35 Menit = 70 Menit)
1. KEGIATAN AWAL: Mindful Learning (10 Menit)
- Salam Isyarat & Formasi Terbuka: Guru menyapa siswa dengan isyarat ceria dalam formasi duduk U.
- Emotional Check-in: Siswa mengamati kartu ekspresi emosi (Senang, Sedih, Takut, Marah) dan memilih emosi jika diejek atau disayangi.
- Apersepsi Visual: Menunjukkan poster besar "STOP BULLYING" dengan gambar tangan menolak. Guru mengenalkan gerakan isyaratnya.
2. KEGIATAN INTI: Meaningful Learning (50 Menit)
- Pengamatan Komik/Video Visual: Mengamati tayangan komik visual tentang dampak mengejek/memukul teman vs dampak saling berteman ramah.
- Permainan Sortir Kartu Perilaku: Siswa mengelompokkan kartu situasi ke dalam dua wadah: wadah "PERILAKU TERPUJI/RAMAH" (Hijau) dan wadah "PERUNDUNGAN/DILARANG" (Merah).
- Diskusi Deep Meaning: Mengajak siswa memahami perasaan korban perundungan secara emosional dan pentingnya melapor ke guru jika melihat perundungan.
3. KEGIATAN PENUTUP: Joyful Reflection (10 Menit)
- Deklarasi Isyarat Anti-Bullying: Siswa bersama-sama melakukan gerakan isyarat "Kami Sahabat, No Bullying!".
- Refleksi Hati: Menempelkan emotikon tersenyum pada papan refleksi kelas.
Pertemuan 2: Membiasakan Hidup Tertib & Budaya Kasih Sayang (2 JP @ 35 Menit = 70 Menit)
1. KEGIATAN AWAL: Mindful Recall (10 Menit)
- Meninjau kembali kesepakatan anti-perundungan melalui kuis isyarat singkat.
- Penyampaian fokus pembelajaran tentang kebiasaan hidup tertib dan disiplin di sekolah.
2. KEGIATAN INTI: Joyful & Experiential Learning (50 Menit)
- Simulasi Rutinitas Tertib: Siswa memperagakan urutan hidup tertib: berbaris rapi sebelum masuk kelas, melepas sepatu pada tempatnya, mengantre tempat cuci tangan, dan merapikan buku.
- Aksi 'Pohon Kasih Sayang': Setiap siswa menulis/menempelkan simbol hati berisi nama teman yang ingin mereka bantu atau beri ucapan terima kasih.
- Pemberian Apresiasi Bintang Disiplin: Guru memberikan apresiasi visual berupa Bintang Disiplin untuk setiap keberhasilan simulasi.
3. KEGIATAN PENUTUP: Deep Commitment (10 Menit)
- Komitmen Hidup Tertib: Menandatangani / menempel cap jempol pada Poster Kesepakatan Kelas Tertib & Aman.
F. Asesmen & Penilaian Pembelajaran
Formatif: Observasi Sikap Sosial, Lembar Sortir Gambar, dan Unjuk Kerja Simulasi Ketertiban.
Rubrik Penilaian Unjuk Kerja (Sikap Anti-Bullying & Ketertiban):
| Indikator Penilaian | Skor 4 (Sangat Baik) | Skor 3 (Baik) | Skor 2 (Cukup) | Skor 1 (Perlu Bimbingan) |
|---|---|---|---|---|
| Menolak Perundungan | Sangat tepat membedakan dan tegas memperagakan penolakan perundungan. | Mampu membedakan dan memperagakan sikap anti-perundungan dengan baik. | Mampu membedakan gambar dengan bantuan pengingat. | Belum mampu membedakan perilaku perundungan tanpa bimbingan. |
| Pembiasaan Hidup Tertib | Melakukan seluruh urutan hidup tertib kelas secara mandiri dan rapi. | Melakukan urutan hidup tertib dengan baik. | Melakukan hidup tertib dengan sesekali arahan visual. | Memerlukan bimbingan penuh untuk berlaku tertib. |
| Sikap Empati & Sahabat | Sangat ramah, mau berbagi, dan membantu teman tanpa diminta. | Bersikap ramah dan bersedia membantu teman. | Menunjukkan sikap ramah jika diingatkan. | Masih suka menyendiri / kurang bersosialisasi. |
Mengetahui,
Kepala Sekolah
Budi Surono, S.Pd.
NIP. 197103291997021002
Jambi, Juli 2026
Guru Kelas
Solbi, S.Pd. M.Pd.
NIP. 196910161997021002