MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA

SLBN Prof. Dr. Sri Soedewi Jambi

Modul 10: Makna Semboyan Negaraku

A. IDENTITAS MODUL
PenyusunSolbi, S.Pd., M.Pd.
Satuan PendidikanSLBN Prof. Dr. Sri Soedewi Jambi
Mata PelajaranPendidikan Pancasila
ElemenBhinneka Tunggal Ika
Fase / KelasD / 8 (Delapan)
Alokasi Waktu8 JP (4 x Pertemuan)
B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Mengenal dan memahami semboyan Bhinneka Tunggal Ika serta menunjukkan sikap menghargai keberagaman di lingkungan satuan pendidikan, rumah, dan masyarakat.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
D. MATERI PEMBELAJARAN
Uraian Materi Pokok:
  • Lambang Negara: Mengenal Burung Garuda sebagai simbol kekuatan bangsa Indonesia yang mencengkeram pita bertuliskan semboyan negara.
  • Arti Semboyan: Memahami makna kata "Bhinneka" (Beragam), "Tunggal" (Satu), dan "Ika" (Itu), yang secara utuh berarti "Berbeda-beda tetapi tetap satu jua".
  • Sejarah Singkat: Mengetahui bahwa semboyan ini diambil dari Kitab Sutasoma karangan Mpu Tantular sebagai warisan persatuan Nusantara.
  • Aplikasi di Sekolah: Contoh sikap menghargai teman yang berbeda agama, suku, atau cara bicara sebagai wujud nyata hidup berbhinneka.
  • Pentingnya Persatuan: Menyadari bahwa keberagaman adalah kekayaan bangsa yang harus dijaga agar Indonesia tetap kuat dan rukun.
E. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Pertemuan 21 (Menemukan Semboyan Negara) - Guru menunjukkan poster besar Burung Garuda Pancasila dan meminta siswa fokus pada kaki Garuda.
- Siswa diajak mengamati pita putih dan mengeja tulisan yang ada di sana secara bersama-sama.
- Penjelasan sederhana dari guru tentang arti semboyan: "Kita semua berbeda, tapi kita satu keluarga Indonesia." Pertemuan 22 (Pohon Persatuan) - Proyek visual: Siswa menempelkan potongan kertas berwarna-warni membentuk tajuk satu pohon besar di dinding kelas.
- Analogi: "Warna kertas ini berbeda-beda seperti kita, tapi lihatlah, mereka membentuk satu pohon yang sangat indah."
- Menghubungkan analogi tersebut dengan teman-teman di kelas yang unik namun tetap satu kelas yang kompak. Pertemuan 23 (Praktik Hidup Rukun) - Simulasi situasi sosial: Bagaimana bersikap jika teman memiliki cara bicara atau hobi yang tidak sama dengan kita.
- Guru membacakan cerita pendek tentang indahnya persahabatan di tengah perbedaan.
- Siswa berlatih mengucapkan kata-kata motivasi atau pujian kepada teman sebagai bentuk penghargaan. Pertemuan 24 (Selebrasi Kebhinnekaan) - Parade kecil di kelas: Siswa menunjukkan simbol atau karya bertema keberagaman yang telah dipelajari.
- Bersama-sama melafalkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika dengan penuh semangat dan rasa bangga.
- Refleksi akhir: Menanamkan tekad untuk selalu menjaga kerukunan di mana pun berada.
F. ASESMEN / PENILAIAN

1. Sikap: Observasi terhadap rasa syukur dan kebanggaan siswa terhadap keberagaman identitas di kelas.
2. Keterampilan: Kemampuan siswa melafalkan semboyan secara tepat atau menunjuk letak semboyan pada lambang negara.

Mengetahui,

Kepala Sekolah

Budi Surono, S.Pd.

NIP. 197129041997021002

Jambi, 10 April 2026

Guru Kelas

Solbi, S.Pd., M.Pd.

NIP. 196910161997021002