MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA

SLBN Prof. Dr. Sri Soedewi Jambi

Modul 13: Lingkungan Sekolah yang Bersih

A. IDENTITAS MODUL
PenyusunSolbi, S.Pd., M.Pd.
Satuan PendidikanSLBN Prof. Dr. Sri Soedewi Jambi
Mata PelajaranPendidikan Pancasila
ElemenNKRI
Fase / KelasD / 8 (Delapan)
Alokasi Waktu4 JP (2 x Pertemuan)
B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Menunjukkan sikap cinta tanah air melalui perilaku hormat bendera, berbahasa Indonesia, dan menjaga lingkungan sekolah sebagai warga satuan pendidikan.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
D. MATERI PEMBELAJARAN
Uraian Materi Pokok:
  • Makna Kebersihan: Memahami bahwa menjaga kebersihan lingkungan sekolah adalah bentuk syukur kepada Tuhan dan bukti nyata rasa cinta kepada tanah air Indonesia.
  • Mengenal Jenis Sampah: Belajar membedakan sampah Organik (mudah busuk seperti daun dan sisa makanan) serta sampah Anorganik (sulit hancur seperti plastik, kaleng, dan botol).
  • Fungsi Tong Sampah Berwarna: Mengenal standar warna tempat sampah; Hijau untuk sampah organik dan Kuning untuk sampah anorganik agar mudah didaur ulang.
  • Semangat Gotong Royong: Melatih kerja sama dalam membersihkan area kelas dan taman sekolah demi kenyamanan dan kesehatan bersama.
  • Budaya Hidup Bersih: Membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya dan mencuci tangan dengan sabun setelah melakukan aktivitas pembersihan.
E. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Pertemuan 31 (Edukasi Sampah) - Guru memperkenalkan dua jenis tong sampah (Hijau untuk Organik, Kuning untuk Anorganik) menggunakan media asli atau gambar.
- Siswa belajar mengidentifikasi jenis sampah (daun kering vs plastik bekas jajanan) dan menentukan tong sampah yang sesuai.
- Game: Memasukkan benda contoh ke dalam kotak/tong sampah yang tepat sesuai instruksi guru. Pertemuan 32 (Aksi Gotong Royong) - Praktik langsung: Guru mengajak siswa berkeliling halaman SLBN untuk melakukan aksi semut (memungut sampah kecil).
- Siswa bekerja sama dalam kelompok kecil untuk merapikan pojok baca kelas atau menyiram tanaman di taman sekolah.
- Penekanan: Lingkungan sekolah yang asri dan bersih akan membuat suasana belajar menjadi lebih sehat dan bahagia.
- Penutup: Kegiatan cuci tangan bersama menggunakan sabun dan refleksi singkat mengenai rasa bangga telah menjaga sekolah.
F. ASESMEN / PENILAIAN

1. Sikap: Tingkat kepedulian dan inisiatif siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan tanpa harus selalu diperintah.
2. Keterampilan: Ketepatan dan kecepatan siswa dalam memilah sampah sesuai jenisnya (organik/anorganik) pada tempat yang tersedia.

Mengetahui,

Kepala Sekolah

Budi Surono, S.Pd.

NIP. 197129041997021002

Jambi, 10 April 2026

Guru Kelas

Solbi, S.Pd., M.Pd.

NIP. 196910161997021002