Mempraktikkan dan membiasakan berperilaku sesuai sila-sila Pancasila khususnya perilaku bersatu dan kerja sama di lingkungan sekitar sebagai warga satuan pendidikan.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Memahami pentingnya persatuan melalui ilustrasi benda konkrit (Sapu Lidi).
Mempraktikkan pembagian tugas yang adil dalam kegiatan kelompok kecil.
Menyelesaikan tugas gotong royong dengan sikap rukun dan komunikatif.
D. MATERI PEMBELAJARAN
Uraian Materi Pokok:
Filosofi Bersatu: Menggunakan perumpamaan sapu lidi; satu lidi mudah patah, namun seikat lidi akan sangat kuat dan bermanfaat.
Bentuk Kerjasama: Mengenal kegiatan gotong royong di sekolah seperti piket kelas, kerja bakti lingkungan, dan belajar kelompok.
Pembagian Tugas: Cara berbagi peran yang adil sesuai kemampuan masing-masing teman agar tujuan kelompok tercapai.
Nilai Kerukunan: Pentingnya saling menghargai dan tidak mementingkan diri sendiri saat bekerja dalam tim.
E. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Pertemuan 3 (Makna Bersatu)
- Guru mendemonstrasikan kekuatan seikat lidi dibandingkan satu lidi di depan kelas.
- Siswa mengamati video atau gambar tentang kerjasama hewan (semut/lebah) dalam mencari makan.
- Diskusi: Mengidentifikasi mengapa pekerjaan berat menjadi ringan jika dilakukan bersama.
Pertemuan 4 (Aksi Gotong Royong)
- Praktik nyata: Membersihkan area taman atau sudut baca kelas secara berkelompok.
- Siswa dibagi peran: ada yang menyapu, ada yang mengelap meja, dan ada yang merapikan buku.
- Guru memantau koordinasi antar siswa agar tidak ada yang bekerja sendirian.
F. ASESMEN / PENILAIAN
1. Sikap: Observasi kerukunan dan kemauan berbagi tugas dalam kelompok. 2. Keterampilan: Kemampuan menyelesaikan tugas yang menjadi tanggung jawabnya dalam tim.